Daffa ( class 7E)
RESENSI BUKU CLASS
IDENTITAS BUKU
Judul Buku : Class 7E
Pengarang : JENA
Penerbit : Akad
Tahun Terbit : 2024
Kota Terbit : Jakarta
Jumlah Halaman : 308 halaman
ISBN : 978-623-5953-79-3
PENDAHULUAN
Pertama kali saya melihat novel Class 7E, saya langsung tertarik karena cerita ini diangkat dari kisah viral di TikTok dengan genre thriller sekolah. Hal itu membuat novel ini terasa berbeda dari novel remaja pada umumnya.
Saya memilih buku ini karena ingin tahu bagaimana suasana sekolah bisa dijadikan latar cerita misteri yang menegangkan. Biasanya cerita tentang anak sekolah berfokus pada pertemanan atau cinta, tapi novel ini justru menghadirkan ketegangan dan misteri yang membuat pembaca terus penasaran.
ISI RESENSI
Ringkasan Isi Buku
Novel ini menceritakan kehidupan lima murid kelas 7E yang dikenal misterius dan tertutup, yaitu Jean, Jendra, Ray, Shaka, dan Seno.
Mereka terlihat seperti siswa biasa, tetapi masing-masing memiliki rahasia kelam dan masa lalu yang saling berkaitan.
Cerita dimulai dengan suasana kelas yang terasa tidak biasa — dingin, tegang, dan penuh rasa curiga. Setiap tokoh berusaha menyembunyikan rasa sakit dan kesalahan mereka sendiri. Namun, perlahan rahasia mulai terungkap satu per satu melalui kejadian yang menegangkan dan emosional.
Jean menjadi pusat perhatian karena karakternya yang tenang tapi menyimpan banyak luka. Jendra yang terlihat dingin ternyata memiliki sisi peduli, sementara Ray, Shaka, dan Seno turut memperkuat konflik dan misteri yang menyelimuti kelas 7E.
Puncak cerita terjadi ketika kebenaran tentang masa lalu mereka akhirnya terkuak, dan semua harus memilih antara memaafkan atau terus terjebak dalam dendam dan rasa bersalah..
Analisis dan Ulasan
Novel ini memiliki alur campuran (maju dan mundur) yang membuat pembaca terus penasaran.
Gaya penulisan JENA terasa kuat secara emosional, menggambarkan perasaan karakter dengan mendalam.
Kelebihan novel ini terletak pada penggambaran karakter yang kompleks dan cerita yang penuh makna tentang luka batin, persahabatan, dan penyembuhan diri.
Namun, ada sedikit kekurangan pada bagian alur yang kadang terasa rumit jika pembaca tidak fokus, karena banyak bagian flashback dan simbolis. Meski begitu, ketegangan dan pesan moralnya tetap tersampaikan dengan baik
Kutipan Penting
“Tidak semua luka terlihat. Kadang, orang yang paling tenang adalah yang paling hancur di dalam.”
“Memaafkan bukan berarti melupakan, tapi menerima bahwa masa lalu tidak bisa diubah.”
PENUTUP
Secara keseluruhan, Class 7E karya JENA adalah novel yang menarik dan penuh makna.
Cerita ini bukan sekadar kisah misteri, tetapi juga perjalanan emosional lima remaja yang belajar memahami diri sendiri dan orang lain.
Novel ini sangat layak dibaca oleh pelajar, remaja, maupun pecinta cerita psikologis, karena mengajarkan tentang empati, kejujuran, dan keberanian menghadapi kenyataan.
IDENTITAS PERESENSI
Nama : Dafa Muwafaqi Santoso
Kelas : XI.I
Sekolah : SMAS Martia Bhakti
Komentar
Posting Komentar