Raihana yubi ( Rumah Untuk Alie)

 RESENSI BUKU RUMAH UNTUK ALIE

IDENTITAS BUKU

Judul Buku : Rumah Untuk Alie

Pengarang : Lenn Liu

Penerbit : PT. Tekad Media Cakrawala

Tahun Terbit : Februari 2024 

Jumlah Halaman : 255 halaman 

ISBN : 978-623-09-7961-3

PENDAHULUAN

Novel Rumah Untuk Alie merupakan sebuah kisah adaptasi dari Alternate Universe yang viral. Cerita ini sangat populer di TikTok dan X. Kisah ini dipublikasi sendiri oleh Lenn Liu selaku penulisnya, di akun media sosial miliknya. Kisah Rumah untuk Alie yang mengharukan ini bahkan diangkat menjadi film, membuktikan daya tariknya yang besar dan relevansi temanya bagi banyak orang.

ISI RESENSI

Ringkasan Isi Buku

Buku "Rumah Untuk Alie" karya Lenn Liu bercerita tentang kehidupan seorang gadis muda bernama Alie Ishala Samantha yang berusia 16 tahun. Alie hidup dalam keluarga yang tidak harmonis, dimana ayah dan keempat kakaknya membencinya karena menyalahkan Alie atas kematian ibunya. Alie menjadi korban kekerasan fisik dan mental, serta diisolasi oleh keluarganya. Pada bagian awal, menceritakan tentang Alie yang selalu mendapatkan perlakuan tidak baik dari abangnya dan ayahnya. Alie selalu disalahkan atas apa yang dia lakukan. Alie memiliki trauma terhadap ojek online, karena pada masa lalu ia pernah hampir mengalami pelecehan. Alie merasa dunia tidak pernah berpihak kepadanya dan pada suatu waktu ketika ia dan keluarga sedang menghadiri acara di Bali, ia memutuskan untuk menenggelamkan dirinya ke dalam laut. Tetapi hal itu tidak membuat ia meninggal karena warga setempat langsung menariknya kepermukaan. Pada saat itu juga Sadipta melihat kejadian tersebut dan langsung menarik Alie dan langsung membawanya balik ke Villa. 

Pada bagian terakhir, diceritakan bahwa Alie dituduh melakukan pembullyan di sekolahnya dan mengakibatkan ayahnya dipanggil ke sekolah. Ayah Alie sangat marah mendengar anaknya melakukan pembullyan. Ayah Alie tidak mengecek kebenarannya apakah anaknya tersebut benar-benar melakukan pembullyan atau tidak. Pada akhirnya Alie diusir dari rumah oleh ayahnya. Suatu waktu Alie diminta oleh ayahnya untuk menjadi pendonor darah untuk sang kaka, Sadipta. Alie akhirnya mendonorkan darahnya untuk Sadipta karena dipaksa oleh ayahnya dan para kakanya. Alie mendengar pembicaraan para kakanya yang tidak sama sekali khawatir pada dirinya, ia merasa tidak sanggup lagi untuk menjalankan hidupnya dan berakhir ia kabur dari rumah sakit. Setelah kepergian Alie dari rumah sakit itu, ia tidak pernah kembali kepada keluarganya.

Analisis dan Ulasan

Kelebihan : Kelebihan dari novel ini adalah dialognya yang   terasa natural, gaya bahasa yang digunakan   juga mudah dicerna, dan pengggambaran   suasana yang mendalam

Kekurangan : Kekurangan dari novel ini adalah ending yang   terdapat di dalamnya sedikit kurang menarik   karena menganggtung

Kutipan Penting

Berikut merupakan beberapa kalimat atau dialog yang mencerminkan isi novel Rumah Untuk Alie :


“BUNDA CELAKA GARA-GARA KAMU!” teriak Sadipta emosi. “PEMBUNUH! ALIE PEMBUNUH!”

“Kenapa bukan lo aja, sih, yang mati? Kenapa Bunda harus ngerelain nyawanya buat nyelamatin adek nggak berguna kayak lo.” -Rendra

“Alie juga ingin pulang, ke tempat yang sama dengan sang bunda berpulang.”


“Bagaimana bisa… bagaimana bisa seorang ayah, yang seharusnya melindunginya, malah menghajarnya seperti ini? Bagaimana bisa rumah yang seharusnya menjadi tempat teraman baginya, tapi kini malah menjadi tempat penyiksaan untuknya? Bagaimana bisa…?


“Tuhan, lukaku tidak seberapa, tetapi mengeluh atas lukaku bukan kesalahan, kan?” -Alie



PENUTUP

Novel ini mengisahkan kehidupan sehari-hari dan tentunya sangat tidak asing dengan kehidupan sehari-hari, namun dalam alur cerita yang disajikan sedikit berbeda dengan kehidupan keluarga, karena novel Rumah Untuk Alie ini mengisahkan kehidupan yang berbeda yaitu penuh perjuangan dan optimis. Dengan demikian, novel ini sangat cocok untuk dibaca karena kita bisa mencontoh karakter tokoh utama yaitu Alie yang mempunyai sifat optimis dalam kehidupan-nya dan kuat menghadapi cobaan dan ujian dalam kehidupan.

IDENTITAS PERESENSI

Resentor : Raihanah Yubi Dwiandini

Kelas : XI.I

Asal Sekolah : SMA Martia Bhakti

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nafisa ( merayakan kesedihan )

Raisya ( Twenty-Four Eyes)

Maurine ( Cantik Itu Luka)