Wafda ( bila esok ibu tiada)
RESENSI BUKU (JUDUL BUKU)
IDENTITAS BUKU
Judul Buku : Bila Esok Ibu Tiada
Pengarang : Nagiga Nur Ayani
Penerbit : puspa swara
Tahun Terbit : 2014
Kota Terbit : depok
Jumlah Halaman : 234 halaman
ISBN : 978-602-2160-04-5
PENDAHULUAN
Ibu adalah orang yang paling dekat dengan kita. Sebab sebelum lahir, sembilan bulan kita berada di dalam tubuh ibu. Setelah lahir, ibu merawat sampai kita dewasa. Keberadaan ibu sudah pasti akan menjadi sumber kebahagiaan kita.
Namun selama ibu masih ada, apakah kita sebagai anak telah bermakna dalam kehidupannya? Apakah ibu bahagia juga dengan keberadaan kita? Apa yang sudah kita lakukan untuk ibu? Sudahkah kita meluangkan banyak waktu untuk ibu? Menyapa setiap hari? Selalu memeluk dan mengucapkan rasa cinta?
Buku ini berisi kumpulan kisah anak dalam mengisi hidupnya bersama ibu. Adakah penyesalan ketika ibu sudah tiada? Membaca judulnya saja sudah merinding. Silakan membacanya kisah-kisahnya di buku ini adalah orang yang paling dekat dengan kita. Sebab sebelum lahir, sembilan bulan kita berada di dalam tubuh ibu. Setelah lahir, ibu merawat sampai kita dewasa. Keberadaan ibu sudah pasti akan menjadi sumber kebahagiaan kita.
Namun selama ibu masih ada, apakah kita sebagai anak telah bermakna dalam kehidupannya? Apakah ibu bahagia juga dengan keberadaan kita? Apa yang sudah kita lakukan untuk ibu? Sudahkah kita meluangkan banyak waktu untuk ibu? Menyapa setiap hari? Selalu memeluk dan mengucapkan rasa cinta?
Buku ini berisi kumpulan kisah anak dalam mengisi hidupnya bersama ibu. Adakah penyesalan ketika ibu sudah tiada? Membaca judulnya saja sudah merinding. Silakan membacanya kisah-kisahnya di buku iniisikan gambaran umum tentang buku, alasan penulis memilih buku ini untuk diresensi, bisa dimulai dengan kutipan menarik atau isu yang relevan).
ISI RESENSI
Ringkasan Isi Buku
Cerita ini tentang Nita, anak bungsu yang sibuk kuliah hingga jarang menemani ibunya yang tinggal sendiri. Suatu hari ibunya sakit dan ternyata menderita kanker yang disembunyikan darinya. Nita menyesal dan berjanji untuk menemani ibunya, namun tak lama kemudian ibunya meninggal dunia, meninggalkan penyesalan dan rasa syukur karena Nita sempat menghabiskan waktu terakhir bersama sang ibu.
Analisis dan Ulasan
Novel Bila Esok Ibu Tiada karya Nuy Nagiga Nur Ayati memiliki kelebihan dalam penceritaan yang menyentuh, realistis, dan menginspirasi, dengan tema universal tentang hubungan keluarga dan penghargaan terhadap sosok ibu.
Namun, kekurangannya terletak pada alur cerita yang mungkin dianggap mudah ditebak dan kurang memiliki kejutan.
Kutipan Penting
1. “Ibu selalu bilang, jangan pernah menunda waktu untuk pulang.”
2. “Seandainya waktu bisa diulang, aku ingin lebih lama di rumah.”
3. “Cinta seorang ibu tak pernah meminta balasan, hanya ingin diluangkan waktu.”
PENUTUP
Dengan membaca buku buku ini kita diingatkan kembali dan terinspirasi bahwa banyak orang orang yang kita sayangi kita cintai, ternyata ada di sekitar kita.
Buku Bila Esok Ibu Tiada yang ditulis oleh Nuy Nagiga dan resmi ditayangkan dalam layar lebar sejak Kamis (14/11/24) di bioskop seluruh Indonesia, dan pada tanggal 22/11/24 filmnya booming tembus lebih dari 2 juta penonton dalam 9 hari.
IDENTITAS PERESENSI
NAMA: Wafda inayah
KELAS: XI. 1
SEKOLAH: SMAS MARTIA BHAKTI
Komentar
Posting Komentar